Menurut saya agak aneh bila sebuah server c-class, yang notabene bukan low-end server (bila dibandingkan dengan ML110 atau ML150), tidak memiliki RAID-Controller.
Tetapi hal ini terjadi pada server BL490c G6, yang merupakan server masih baru (launching semester 2, 2009), dengan harga 3-4 kali lebih mahal daripada ML110.
Apa alasan HP mengeluarkan server tanpa RAID-Controller? Ini yang menjadi pertanyaan kami user, dan bahkan mungkin engineer dari hp sendiri.
Alasan yang dikemukakan oleh salah satu engineer tempat kami membeli adalah :
1. Digunakan untuk hyper-visor
2. Menggunakan SSD yang reliabilitasnya lebih besar
Tapi, menurut saya, apapun alasannya, server tanpa RAID tidak masuk akal, karena secanggih-canggihnya suatu mesin (termasuk SSD), pasti akan mengalami kerusakan. Sehingga, bila terjadi kerusakan, akan terjadi disruption pada operasional VMWare. Walaupun ada fitur HA, tetapi tetap akan ada disruption di VM yang berjalan di atas mesin yang SSDnya rusak.
Bila aplikasi pada VM yang berjalan otomatis berjalan saat OS (VM) hidup, mungkin tidak terlalu menjadi masalah. Tetapi bila aplikasi pada VM baru dapat berjalan bila ada human-touch (misalnya harus login lalu mengaktifkan aplikasi), maka akan menjadi masalah.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar